Tanda - tanda Toxic Parenting | Christy Prawira, MBA, M.A, BCBA from Blubridge Center| Kinderkloud

Tanda - tanda Toxic Parenting

happy parenting

Menjadi orang tua tidak pernah mudah. Anda harus mengatur waktu antara pekerjaan, pekerjaan rumah, dan mengasuh anak-anak, sambil memastikan mereka aman, bersenang-senang, dan belajar. Ini terkadang memicu stres. Tanpa sadar kita mungkin memproyeksikan stres itu ke anak. Jika diteruskan, hal itu dapat membahayakan tumbuh kembang. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tanda-tanda stres orang tua yang dapat menjadi racun bagi anak.

1. Membandingkan anak Anda dengan anak lain. 

Ketika kita menjadi orang tua, hampir otomatis kita mencoba membandingkan anak kita dengan orang lain untuk mengetahui apakah anak kita berkembang dengan baik. Kita membandingkan berat badan, saat mereka mulai tumbuh gigi pertama, apakah mereka tidur nyenyak, saat mengucapkan kata pertama, dan seterusnya. Awalnya untuk memastikan anak baik-baik saja. Bila tidak hati-hati, hal ini bisa menjadi kebiasaan bahwa kita menilai anak bukan dari siapa dirinya, tetapi sesuai dengan harapan masyarakat. Kita membandingkan mereka dan menilai mereka kurang dalam aspek-aspek tertentu. Kenapa kamu tidak bisa mengikat tali sepatu sendiri? Kenapa kamu tidak bisa menjawab guru? Kenapa kamu tidak bisa mendapatkan 90% pada tes matematika? Perbandingan ini berbahaya bagi anak-anak karena mereka akan merasa stres dan cemas. Ini juga dapat menurunkan harga diri mereka dan membuat mereka percaya bahwa mereka tidak mampu menjadi baik. Jika berkelanjutan akan mengakibatkan depresi pada masa kanak-kanak.

 

Apa yang bisa kita lakukan?

Penting untuk membandingkan anak dengan perkembangan anak lain dan mencari bantuan profesional bila diperlukan. Tetapi lebih penting lagi agar kita memikirkan mengapa anak kita kurang dalam aspek-aspek tertentu. Apakah kita memberi mereka kesempatan untuk berlatih? Apakah dia menikmati aktivitas tertentu itu?

Kita juga perlu menyadari apa yang kita katakan kepada anak-anak kita. Daripada mengatakan “kenapa kamu tidak bisa lebih rapi seperti Ian?” Katakan, “Ayo berlatih menulis di lantai hari ini!”

Ingatlah bahwa setiap anak berbeda dan mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Mengakui kekuatan anak anda akan membantu anda sebagai orang tua untuk menghargai mereka dengan lebih baik.

 

2. Mengontrol anak-anak terlalu banyak

Anda mungkin menginginkan yang terbaik untuk anak dengan berusaha melindungi mereka dan melakukan segalanya untuknya. Ini bisa menjadi racun ketika anda tidak berhati-hati karena anda menghalangi dia untuk belajar dan mengembangkan keterampilan penting.

 

Apa yang bisa kita lakukan?

Biarkan anak anda makan sendiri, membuat kekacauan, dan membersihkan kotorannya sendiri. Biarkan anak anda bermain di taman bermain tanpa campur tangan saat mereka bertengkar dengan anak lain. Biarkan anak anda lapar dan bertanya/melihat/ atau membuat makanan sendiri. Ini akan mengembangkan kepercayaan diri dan keterampilan memecahkan masalah.



 

3. Mengkritik anak anda di depan orang

Misalnya, anak anda sedang mengamuk di mal karena anda memutuskan untuk tidak membelikan mainan untuknya. Mengkritik atau memarahi anak di depan orang akan menghancurkan martabatnya dan menyebabkan mereka merasa malu dan bersalah.

 

Apa yang dapat anda lakukan sebagai gantinya?

Penting untuk membawa anak anda ke tempat yang aman dan tenang di mana anda dapat mengatasi emosinya yang besar. Beri tahu mereka bahwa memiliki emosi yang besar tidak apa-apa tetapi perilakunya tersebut tidak boleh.. Anak anda akan tahu bahwa mereka memiliki jangkar yang aman untuk bersandar sambil tetap belajar mengatasi emosinya.

 

4. Memberikan label kepada anak

Menggunakan kata-kata pelabelan seperti "kamu selalu melakukan ini ..." atau "kamu adalah anak yang nakal" tidak akan membuat anak Anda memiliki ruang untuk perbaikan. Mereka merasa seolah-olah mereka adalah anak yang “nakal” dan akan selalu seperti itu. Akibatnya, mereka akan lebih mungkin untuk terus mengulangi perilaku negatif mereka.

 

Apa yang dapat anda lakukan sebagai gantinya?

Jangan menggeneralisasi perilakunya. Sebaliknya menghadapi perilakunya sesuai dengan apa yang terjadi pada saat itu. Misalnya, anda dapat melabeli emosinya seperti “Kamu tampak marah karena adikmu merusak mainanmu.” Ini membantu mereka menyadari apa yang mereka rasakan saat itu. Biarkan mereka marah tetapi pastikan untuk membantu mereka tenang dengan melatih ketenangan anda sendiri. Jika anda merasa frustasi, luangkan waktu dengan berjalan keluar kamar sampai anda tenang sebelum kembali untuk mengatasi emosi balita Anda.

 

5. Tidak mendengarkan anak anda

Mengasuh anak seharusnya tidak menjadi hal satu arah. Misalnya, anda memarahi balita karena bermain nasi. "Aku sudah memberitahumu untuk tidak bermain-main dengan itu." Kemudian lanjutkan untuk memberikan hukuman atas perilaku mereka. Anda tidak akan pernah mengerti mengapa anak Anda terus melakukan perilaku itu.

 

Apa yang dapat anda lakukan sebagai gantinya?

Dengarkan anak anda terlebih dahulu sebelum memberikan pendapat. Misalnya ketika anak yang berusia 3 tahun meminta lebih banyak permen, tanyakan mengapa dia menginginkan lebih. Kemudian katakan, “Kudengar kamu ingin lebih karena enak, tapi tidak baik untuk tubuhmu. Jika Anda memiliki lebih banyak, Anda mungkin sakit. ” Dengan cara ini anak akan merasa didengarkan. Ketika mereka merasa didengar, mereka akan lebih cenderung untuk patuh.

 

Dahlan, A. (2022). Karakteristik Toxic Parenting Anak dalam Keluarga. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 190-196.
Woods-Jaeger, B., Thompson, J. E., Foye-Fletcher, A., Siedlik, E., Chakawa, A., Dalbey, K., & Gupta, R. C. (2020). Parent engagement in an integrated care parenting intervention to prevent toxic stress. Clinical Practice in Pediatric Psychology, 8(3), 298

Toxic Parenting

Toddler 18 Months - 24 Months / 18 Bulan - 24 Bulan (Batita) / Parenting / Pola Asuh / Family / Keluarga / Tanda - tanda Toxic Parenting

Comments

Add Comment
photo of birthday tale book cover kinderkloud
Birthday Tale
Kinderkloud
Personalized book symbolizing that each child is special, wished for, longed for and play for and all the nature celebrate them together. Children will be introduced to various animals in their natural habitats along the journey.
photo of dream high book cover kinderkloud
Dream High
Kinderkloud
Personalized book to help Children imagine the professions in the future through their lens and encourage the little dreamers to explore and pursue their passion because the future is in their hands.
photo of prayer warrior book cover kinderkloud
Prayer Warrior
Kinderkloud
Personalized book to explain and the concept and importance of prayers to children and continuously remind our future generations to be mindful and thankful even for the smallest things in life. A guide book for our little prayer warriors to pray every day, everywhere and in every way.
photo of 5 colorful balloons book cover kinderkloud
5 Colorful Balloons
Blubridge Center
Balonku ada 5.. Rupa Rupa Warnanya..
Taking this classic to another level by combining this seemingly simple songs with Plutchick's Wheel of Emotions to introduce children to understand and express their feelings positively with introduction to Manners and Values in every step of the way for everyday life.
photo of starry starry paradise book cover kinderkloud
Starry Starry Paradise
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of journey to the top book cover kinderkloud
Journey to the Top
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of cerita di festival ceria book cover kinderkloud
Cerita di Festival Ceria
Kinderkloud | Parentalk | Good Enough Parents
Tidak ada dua yang sama persis, setiap anak memiliki kegemaran, keunikan, dan karakterisitik yang spesial termasuk Kakak dan Adik. Ikuti perjalanan mereka dalam sebuah kisah akhir pekan yang berkesan di Festival in the Jungle untuk mengeksplorasi dan mengenal diri mereka masing-masing lebih dalam lagi.
photo of preparing for a sibling book cover kinderkloud
Preparing for a Sibling
Regina F. Amal
A heartwarming story where child learns what it means to become a bigger sibling. Featuring both children, in one delightful story! Meanwhile, parents are assuring that each child will always be loved just the same. There will always be enough love for everyone.
photo of being a good sport book cover kinderkloud
Being a Good Sport
Sigi Wimala
In the heart of this whimsical THE GREAT FOREST GAME, your loved ones discovers the true essence of sportsmanship: the cherished value of friendship that outshines any victory. Experience the joy of camaraderies and empathy as your loved ones embraces the spirit of being a good sport, leaving a lasting impression on young hearts.
photo of birthday wishlist book cover kinderkloud
Birthday Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable birthday occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a birthday wishlist and discovering the Power of Patience to make each birthday genuinely extraordinary.
photo of christmas wishlist book cover kinderkloud
Christmas Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable christmas occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a christmas wishlist and discovering the Power of Patience to make each christmas genuinely extraordinary.