Jalan vs Lari. Mana yang lebih baik?
Saat ini sudah banyak orang yang sadar akan manfaat berolahraga. Berolahraga selain menimbulkan manfaat bagi kesehatan fisik, namun juga bermanfaat untuk kesehatan mental dari individu yang melakukannya. Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga jalan kaki dan lari termasuk olahraga yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular, terutama untuk kesehatan jantung. Namun, sebenarnya mana yang lebih baik berjalan kaki atau lari?
Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa olahraga lari lebih banyak memakan kalori sehingga lebih baik untuk program penurunan berat badan. Namun, berlari ditemukan lebih berkorelasi dengan cedera kaki dibandingkan dengan berjalan. Hal ini terjadi karena saat berlari tubuh kita harus menahan berat badan kita 2.5 dari berat badan, sedangkan saat berjalan hanya 1.2 dari berat badan. Berlari juga tidak disarankan dilakukan setiap hari dengan secara sprint (lari cepat) lebih dari 4 jam seminggu tidak disarankan karena akan meningkatkan kemungkinan cedera otot kaki.
Lalu bagaimana dengan berjalan?
Berjalan juga olahraga kardiovaskular yang bermanfaat untuk menurunkan lingkar perut, mencegah diabetes, dan menurunkan kolesterol. Olahraga berjalan juga cenderung lebih aman dari cedera. Namun, untuk mendapatkan manfaat dari olahraga berjalan secara maksimal, disarankan bukan hanya berjalan biasa. Berjalan yang disarankan adalah berjalan cepat atau biasa disebut dengan power walk. Pada saat melakukan power walk, barulah kebanyakan manfaat olahraga berjalan untuk kesehatan kardiovaskular terasa.
Berjalan sebanyak 1 jam sehari ditemukan sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan karena saat Anda berjalan 1 jam sehari Anda dapat membakar kalori yang cukup untuk menurunkan berat badan Anda. Ditemukan bahwa rata-rata perempuan yang berjalan 1 jam sehari selama 6 bulan dapat menurunkan 7.7 kg berat badan mereka.
Jadi mana yang lebih baik berlari atau berjalan.
Secara umum keduanya baik dan bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular, dan menurunkan berat badan. Apabila Anda lebih menyukai olahraga lari, maka lakukanlah olahraga lari. Karena olahraga lari lebih memungkinkan terjadinya cedera dibandingkan dengan olahraga berjalan, Anda dapat mencegahnya dengan berolahraga lari di lokasi yang cenderung aman, misalnya lokasi yang tidak terlalu licin. Selain itu, gunakanlah sepatu yang membuat Anda merasa nyaman untuk berlari. Lakukan olahraga lari dengan kecepatan medium dengan maksimum 3 kali seminggu.
Apabila Anda memilih untuk berjalan, lakukanlah power walk dan niatkan untuk melakukannya 1 jam apabila Anda juga ingin menurunkan berat badan dengan berlari. Selain itu sepatu yang nyaman dan lokasi berjalan juga akan meningkatkan pengalaman Anda saat berjalan.
Dengan adanya pandemi COVID-19, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan menjadi semakin meningkat. Apalagi bila Anda penyintas COVID-19 ada kemungkinan virus tersebut mempengaruhi sistem organ Anda, tak terkecuali organ jantung. Untuk itu penting sekali untuk menjaga kesehatan kardiovaskular Anda. Sehingga, olahraga berjalan dan berlari yang ditemukan dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular Anda menjadi pilihan olahraga yang baik.
Untuk melakukan olahraga berjalan dan berlari, Anda tidak perlu menargetkan target yang terlalu tinggi, misalnya harus berlari 5 km atau harus berjalan 10.000 langkah. Hal terpenting dari olahraga ini adalah memulainya. Setelah Anda memulainya dengan rutin, barulah naikkan target Anda perlahan. Karena Anda mau membuat ini sebagai kebiasaan atau habit untuk mendapatkan manfaat utama dari olahraga berjalan dan berlari ini. Bukan melakukan lari 5 km lalu sudah, melainkan menjadikannya sebagai kebiasaan sehat yang berkelanjutan.
Ditulis oleh Kunthi Kumalasari Hardi, M.Ed., BCBA dari BehaviorPALS Center
Daftar Pustaka
Hespanhol Junior, L. C., Pillay, J. D., van Mechelen, W., & Verhagen, E. (2015). Meta-Analyses of the Effects of Habitual Running on Indices of Health in Physically Inactive Adults. Sports medicine (Auckland, N.Z.), 45(10), 1455–1468. https://doi.org/10.1007/s40279-015-0359-y
jalan, lari, berat badan, kardiovaskular
Children 4 Years - 6 Years / 4 Tahun - 6 Tahun / Physical Development / Tumbuh Kembang Fisik / Health / Kesehatan / Jalan vs Lari. Mana yang lebih baik?
Comments