Deteksi Dini Disleksia | Salsabilatuzzahra Jaha S.Psi. from BehaviorPALS Center| Kinderkloud

Deteksi Dini Disleksia

deteksi anak kesulitan belajar

Apakah anda pernah mendengar ada anak memiliki keterlambatan belajar? Khususnya dalam membaca ataupun menulis. Mungkin hal ini juga pernah dialami oleh anda sendiri. Orang tua telah mengupayakan les seintens mungkin, namun pada beberapa kasus sang guru mengatakan bahwa buah hati anda mengidap disleksia. Apa itu disleksia?


Apa itu disleksia?

Dikutip dari web resmi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), Kata disleksia berakar dari kata Yunani dyslexia, yang tersusun atas awalan “dys” berarti kesukaran dan kata ”lexis” yang berarti berbahasa sehingga makna kata disleksia adalah “kesukaran dalam berbahasa”. Menurut kamus APA (American Psychological Association), disleksia adalah ketidakmampuan belajar berbasis neurologis yang diwujudkan dalam kesulitan berat dalam membaca, mengeja, dan menulis kata-kata dan kadang-kadang dalam aritmatika . penyebab disleksia yaitu adanya kelainan neorobiologis seorang penderita disleksia dalam mengambil informasi (input), memahami dan mengingat informasi (cognitive processing), merespon informasi (respon) dan cara menyampaikan informasi tersebut (output). Seluruh tahapan ini dapat terganggu pada seorang anak dengan disleksia. Dengan latar belakang tersebut dapat dipahami mengapa salah satu ciri yang mucul dari  seorang anak dengan disleksia adalah kesulitan memahami dan mengikuti instruksi lisan. Secara umum disleksia dibagi menjadi 2 subtipe. Yaitu disleksia visual dan disleksia auditorial. Anak dengan tipe disleksia visual tampak memiliki kesulitan dalam membedakan visual, ingatan visual, kiri-kanan, keruntutan visual dan sulit mengenali kata secara cepat. Sedangkan anak dengan tipe disleksia auditorial memiliki kesulitan dalam membedakan suara, keruntutan auditori dan ingatan bersambung fonologis. Banyak juga ditemukan beberapa anak yang memiliki kombinasi disleksia visual dan auditorial.

Miskonsepsi tentang Disleksia

Banyak orang tua yang mengira jika anaknya disleksia, maka anak tersebut memiliki kemampuan kognitif dibawah rata-rata. Ternyata hal tersebut tidaklah benar, karena pada dasarnya anak disleksia memiliki potensi kognitif yang normal bahkan diatas rata-rata. Namun, memang terdapat gejala yang sama disleksia dengan gangguan lainnya. Beberapa gangguan tersebut yang dilaporkan diantaranya Auditory Processing Disorder, Visual Processing Disorder, ADHD ( Attention Deficit Hyperactivity Disorder), ASD (Autism Spectrum Disorder), Masalah Berhitung, dan Gangguan Inteligensi ringan. Kondisi diatas memiliki beberapa gejala yang sama dengan disleksia namun pada dasarnya berbeda. Maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan ahli.

Deteksi Dini Disleksia

Secara umum, disleksia bisa dideteksi dari usia pra-sekolah, namun untuk penegasan diagnosis biasanya dilakukan pada saat usia sekolah. Pada usia dini, kita dapat mendeteksi dengan melihat profil perkembangan anak dengan karakteristik sebagai berikut :

1.   Ada suatu keterlambatan berbicara dan berbahasa

2.   Ada hambatan untuk mempelajari tugas sederhana yang melibatkan keruntunan aktivitas seperti mengingat instruksi secara runtut atau meniru bentuk manik yang tersusun.

3.   Memiliki masalah pada pemusatan perhatian.

4.   Tidak mampu mengulangi Kembali beberapa angka secara runtut, sulit belajar sajak dan hambatan perkembangan Bahasa.

Perlu diingat bahwa ini merupakan deteksi dini pada saat berusia pra-sekolah, bukan menegakan diagnosis. Jika anak didapatkan memiliki risiko maka tugas guru dan orang tua ialah memberikan dukungan dan melakukan observasi sebaik mungkin. Diagnosis dapat dilakukan pada saat usia taman kanak-kanak yang dilakukan oleh ahlinya seperti Psikolog anak atau psikolog kependidikan. Hal ini jua harus dilakukan secara hati-hati mengingat untuk mengurangi kepanikan orang tua. Tes harus diberikan secara sederhana dan tidak diluar kemampuan anak. Perlu diingat juga bahwa masing-masing anak memiliki alur perkembangannya sendiri mungkin ada yang mengalami lompat perkembangan atau tertinggal. Tidaklah bijaksana jika kita mengatakan anak yang tertinggal sebagai disleksia karena beberapa hal yang membuatnya tertinggal (kurang stimulasi, sakit yang lama, gangguan intelegensi dll). Maka perlu pemeriksaan ahli lebih lanjut dalam mendiagnosis disleksia.

Beberapa kegiatan sederhana yang dapat dilakukan untuk mendeteksi disleksia pada anak :

1.   Memberikan suara-suara binatang dan anak diminta untuk menyebutkan binatang apa.

2.   Memberikan gambar-gambar yang biasa ia kenal pada anak dan diminta untuk menyebutkan nama gambar

3.   Memberikan gambar warna-warna pada anak dan anak diminta untuk menyebutkan nama warna.

4.   Memberikan huruf dan angka pada anak dan anak diminta untuk menyebutkannya.

5.   Menyebutkan kata-kata yang biasa ia kenal seperti mama.

Biasanya anak yang memiliki potensi disleksia cenderung salah dalam menjawab pertanyaan diatas. Melakukan deteksi sedini mungkin sangat membantu anak kita dalam berbagai hal khususnya pada bidang akademis. Selain itu, penanganan yang tepat juga akan meminimalisir kejadian yang tidak mengenakan seperti bullying. Itulah tadi beberapa informasi seputar disleksia dan deteksi dini disleksia. 

oleh Salsabilatuzzahra Jaha S.Psi. dari BehaviorPALS center


Daftar Pustaka 

https://dictionary.apa.org/dyslexia

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/mengenal-disleksia

Widyorini, E., & Van Tiel, J. M. (2017). DISLEKSIA Deteksi Diagnosis Penanganan di Sekolah dan di Rumah. Jakarta: PRENADA.

 

Deteksi Disleksia Keterlambatan Belajar

Pre-school 2 Years - 4 Years / 2 Tahun - 4 Tahun (Balita) / Reading / Membaca / Education / Pendidikan / Deteksi Dini Disleksia

Comments

Add Comment
photo of birthday tale book cover kinderkloud
Birthday Tale
Kinderkloud
Personalized book symbolizing that each child is special, wished for, longed for and play for and all the nature celebrate them together. Children will be introduced to various animals in their natural habitats along the journey.
photo of dream high book cover kinderkloud
Dream High
Kinderkloud
Personalized book to help Children imagine the professions in the future through their lens and encourage the little dreamers to explore and pursue their passion because the future is in their hands.
photo of prayer warrior book cover kinderkloud
Prayer Warrior
Kinderkloud
Personalized book to explain and the concept and importance of prayers to children and continuously remind our future generations to be mindful and thankful even for the smallest things in life. A guide book for our little prayer warriors to pray every day, everywhere and in every way.
photo of 5 colorful balloons book cover kinderkloud
5 Colorful Balloons
Blubridge Center
Balonku ada 5.. Rupa Rupa Warnanya..
Taking this classic to another level by combining this seemingly simple songs with Plutchick's Wheel of Emotions to introduce children to understand and express their feelings positively with introduction to Manners and Values in every step of the way for everyday life.
photo of starry starry paradise book cover kinderkloud
Starry Starry Paradise
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of journey to the top book cover kinderkloud
Journey to the Top
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of cerita di festival ceria book cover kinderkloud
Cerita di Festival Ceria
Kinderkloud | Parentalk | Good Enough Parents
Tidak ada dua yang sama persis, setiap anak memiliki kegemaran, keunikan, dan karakterisitik yang spesial termasuk Kakak dan Adik. Ikuti perjalanan mereka dalam sebuah kisah akhir pekan yang berkesan di Festival in the Jungle untuk mengeksplorasi dan mengenal diri mereka masing-masing lebih dalam lagi.
photo of preparing for a sibling book cover kinderkloud
Preparing for a Sibling
Regina F. Amal
A heartwarming story where child learns what it means to become a bigger sibling. Featuring both children, in one delightful story! Meanwhile, parents are assuring that each child will always be loved just the same. There will always be enough love for everyone.
photo of being a good sport book cover kinderkloud
Being a Good Sport
Sigi Wimala
In the heart of this whimsical THE GREAT FOREST GAME, your loved ones discovers the true essence of sportsmanship: the cherished value of friendship that outshines any victory. Experience the joy of camaraderies and empathy as your loved ones embraces the spirit of being a good sport, leaving a lasting impression on young hearts.
photo of birthday wishlist book cover kinderkloud
Birthday Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable birthday occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a birthday wishlist and discovering the Power of Patience to make each birthday genuinely extraordinary.
photo of christmas wishlist book cover kinderkloud
Christmas Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable christmas occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a christmas wishlist and discovering the Power of Patience to make each christmas genuinely extraordinary.