Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Sejak Bayi? | Kunthi Kumalasari Hardi, M.Ed., BCBA from BehaviorPALS Center| Kinderkloud

Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Sejak Bayi?

berbicara dengan anak merupakan stimulasi penting

Pada bayi yang baru lahir, menangis adalah kemampuan berbahasa mereka. Bayi menangis untuk mengkomunikasikan bahwa mereka haus, lapar, tidak nyaman, ingin tidur, ingin di gendong, atau mungkin hanya bosan. Seiring dengan bertambahnya usia bulan bayi, bayi di usia 1 atau 2 bulan kemudian mulai mengeksplorasi suara mereka dengan melakukan cooing, atau seringkali orang mengatakan fase dimana bayi mulai mengoceh. Misalnya saat bayi berkata “aaaa”, “oooouuuuu”, “waaaaaa”. Setelah  cooing, bayi di usia 6 bulan lalu mulai melakukan babbling, misalnya dengan mengulang-ulang mengoceh, “bababababababa”, “mamamamama”, “papapapapa”.

 

Walaupun bayi belum dapat berbicara dan mengerti kata-kata yang diucapkan oleh orang tuanya bukan berarti kita tidak dapat menstimulasi kemampuan berbahasa bayi sejak dini. Pada otak bayi, otak mereka bersifat sangat plastis, sehingga paparan bahasa sejak dini sangat berpengaruh dalam pembentukan struktur otak. Secara spesifik, hal ini memengaruhi jumlah kata-kata yang bayi dan kompleksitas kalimat.

 

Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa di keluarga dimana anak seringkali diajak berbicara dengan tipe berbicara bergantian (taking turn conversation), mereka memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik di usia 4 hingga 6 tahun. Paparan bahasa dengan cara taking turn conversation ini terbukti efektif apabila dilakukan pada usia 2 hingg 48 bulan. 

 

Taking turn conversation terbukti penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak karena saat anak melakukan percakapan bergantian anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa mereka dan juga anak cenderung mendapatkan feedback dari orang dewasa akan isi pembicaraan mereka. Sehingga, orangtua dianjurkan untuk tidak berbicara terus menerus sendiri pada anak, misalnya, “Adik ngompol ya, adik mukanya udah merah, adik nih popoknya pasti udah penuh, aduuh jangan-jangan bau pesing. Adik udah ganti popok berapa kali yaa? Aduh Mama juga lupa”. Hal yang kurang tepat juga adalah membiarkan anak babbling atau cooing sendiri tanpa direspon.

 

Hal yang lebih tepat sesuai dengan penelitian akan taking turn conversation adalah dengan bergantian, Misalnya berikut adalah contoh yang dilakukan pada anak usia 2-6 bulan.

Ibu: “Adik sudah penuh ya popoknya.”

Tunggu kontak mata atau respon

Bayi: “Aaauu”

Ibu: “Oh iya, Ibu ganti ya, adik mukanya sudah tidak nyaman ya.”

Bayi: “Rhaaooo”

Ibu: “Oh iya Ibu ganti popok yaa”

Ibu: “Sekarang sudah nyaman”

Bayi: “Oooaaaa”

Ibu: “Oh iya, sudah nyaman, yausah yuk kita main.”

 

Taking turn conversation ini mirip dengan konsep serve and return yang dikembangkan oleh Center of Developing Mind di Harvard University. Pada konsep serve and return, diharapkan orang dewasa merespon tingkah anak secara bolak-balik sehingga terjadi interaksi yang berkensambungan. Contoh dari interaksi yang sesuai dengan konsep serve and return adalah saat anak mulai babbling, orangtua merespon dengan tersenyum, lalu saat anak melihat orangtua tersenyum, orangtua memuji anak, lalu saat anak mulai babbling lagi, orangtua membalas percakapan tersebut sambil memeluk anak, dan seterusnya. Konsep ini disebut serve and return karena interaksinya seperti saat kita bermain tennis atau olahraga bola ping-pong dimana saat seseorang melempar bola, lawan mainnya melempar balik bola tersebut. Konsep serve and return ini sangat penting untuk membantu membetuk arsitektur otak yang kaya.


Dibuat oleh: Kunthi Kumalasari Hardi, M.Ed., BCBA dari @BehaviorPALS center

Daftar pustaka:

 

Romeo, R. R., Leonard, J. A., Robinson, S. T., West, M. R., Mackey, A. P., Rowe, M. L., & Gabrieli, J. (2018). Beyond the 30-Million-Word Gap: Children's Conversational Exposure Is Associated With Language-Related Brain Function. Psychological science, 29(5), 700–710. https://doi.org/10.1177/0956797617742725

 

https://developingchild.harvard.edu/science/key-concepts/serve-and-return/


 

bahasa anak, cooing, babbling

Newborn 0 - 6 Months / Newborn 0 - 6 Bulan / Cognitive Development / Tumbuh Kembang Kognitif / Education / Pendidikan / Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Sejak Bayi?

Comments

Add Comment
photo of birthday tale book cover kinderkloud
Birthday Tale
Kinderkloud
Personalized book symbolizing that each child is special, wished for, longed for and play for and all the nature celebrate them together. Children will be introduced to various animals in their natural habitats along the journey.
photo of dream high book cover kinderkloud
Dream High
Kinderkloud
Personalized book to help Children imagine the professions in the future through their lens and encourage the little dreamers to explore and pursue their passion because the future is in their hands.
photo of prayer warrior book cover kinderkloud
Prayer Warrior
Kinderkloud
Personalized book to explain and the concept and importance of prayers to children and continuously remind our future generations to be mindful and thankful even for the smallest things in life. A guide book for our little prayer warriors to pray every day, everywhere and in every way.
photo of 5 colorful balloons book cover kinderkloud
5 Colorful Balloons
Blubridge Center
Balonku ada 5.. Rupa Rupa Warnanya..
Taking this classic to another level by combining this seemingly simple songs with Plutchick's Wheel of Emotions to introduce children to understand and express their feelings positively with introduction to Manners and Values in every step of the way for everyday life.
photo of starry starry paradise book cover kinderkloud
Starry Starry Paradise
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of journey to the top book cover kinderkloud
Journey to the Top
Kinderkloud x Marianne Rumantir
Are you team mountain or team beach?
Personalized book to trigger the imagination and curiosity to discover the wonders of our wonderful Indonesia. The food, music, fashion, language, landscape and the culture. They all never fail to amaze us. What better legacy can we pass on for Indonesia than by instilling nationalism to the future generation of this part of the planet called heaven on earth.
photo of cerita di festival ceria book cover kinderkloud
Cerita di Festival Ceria
Kinderkloud | Parentalk | Good Enough Parents
Tidak ada dua yang sama persis, setiap anak memiliki kegemaran, keunikan, dan karakterisitik yang spesial termasuk Kakak dan Adik. Ikuti perjalanan mereka dalam sebuah kisah akhir pekan yang berkesan di Festival in the Jungle untuk mengeksplorasi dan mengenal diri mereka masing-masing lebih dalam lagi.
photo of preparing for a sibling book cover kinderkloud
Preparing for a Sibling
Regina F. Amal
A heartwarming story where child learns what it means to become a bigger sibling. Featuring both children, in one delightful story! Meanwhile, parents are assuring that each child will always be loved just the same. There will always be enough love for everyone.
photo of being a good sport book cover kinderkloud
Being a Good Sport
Sigi Wimala
In the heart of this whimsical THE GREAT FOREST GAME, your loved ones discovers the true essence of sportsmanship: the cherished value of friendship that outshines any victory. Experience the joy of camaraderies and empathy as your loved ones embraces the spirit of being a good sport, leaving a lasting impression on young hearts.
photo of birthday wishlist book cover kinderkloud
Birthday Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable birthday occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a birthday wishlist and discovering the Power of Patience to make each birthday genuinely extraordinary.
photo of christmas wishlist book cover kinderkloud
Christmas Wishlist
Kinderkloud x Mama Ani
This year, on a memorable christmas occasion, a caring Mom considered sharing the importance of delayed gratification. Join your loved one in crafting a christmas wishlist and discovering the Power of Patience to make each christmas genuinely extraordinary.